Ya, sesuai dengan judulnya karena ziarah hanya satu kata saja, maka acara yang diadakan pada hari Minggu tanggal 2 November 2008 kemarin memang didominasi oleh jalan-jalannya. Oleh karena itu 'jalan-jalan' ditulis dengan dua kata. Hehehe... intermezo saja..
Setelah sekian lama kegiatan Angelos (Mudika Angela) hanya monoton, diisi dengan koor di Gereja dan parki, akhirnya pada hari Minggu 2 November 2008 Angelos mengadakan ziarah ke Gua Maria Tritis (GUMATRI) dan dilanjutkan rekreasi ke PIK (Pantai Indah Krakal). Acara ini sebenarnya telah lama tergagas, namun baru dibicarakan dengan serius sekitar seminggu sebelumnya. Pada malam hari sebelumnya beberapa teman berkumpul untuk merencanakan acara yang akan dilaksanakan ini. Sayang tidak semua bisa ikut hadir bersama, dan akhirnya pertemuan itu hanya memutuskan bahwa peserta yang ikut adalah para Angelos yang besok ikut hadir berkumpul pada jam 7 pagi di kediaman Nn. Yana, dan jam 8 akan berangkat. Jadi belum ada kepastian berapa dan siapa saja yang akan ikut dalam ziarah dan jalan-jalan ini. Bahkan untuk makan siang sendiri belum direncanakan.
Pada hari Minggu, sampai sekitar jam 9 kurang sedikit sekali, kami masih berada di kediaman Nn. Yana, menunggu beberapa oknum yang mungkin masih akan datang dan beberapa teman yang sibuk mencari sepeda motor untuk dinaiki serta melengkapi perbekalan yang akan dibawa. Sekitar jam 9 lebih sedikit, kami memulai perjalanan jauh itu. Angelos yang ikut dalam acara itu berjumlah 18 orang, yaitu Bowo, Yeti, Bayu, Edy, Yuni, Jendro, Wiwid, Nn. Yana, Adit, Inez, Tumir, Tiwi, Mega, Nina, Suryadi, Niken, Bimo, Ephi, dan saya (coba dihitung pas atau tidak, dan coba tebak siapakah saya!!). Iring-iringan motor pun berjalan perlahan menuruni lereng gunung Merapi. Jalur yang akan dilalui adalah Pulowatu - Monjali - Jetis - Tugu - Jl. Mataram - Jokteng Wetan - .......... - Imogiri - (trus lewat daerah yang saya tidak tahu namanya, pokoknya daerah ini berupa perbukitan dengan jalan-jalan yang bergelombang dan berliku-liku) - Gua Tritis.
Sepanjang perjalan ini semua berjalan dengan lancar, hanya saja setelah melalui daerah perkotaan dan mencapai daerah perbukitan, rombongan depan dan belakang sempat terpisah jauh. Jalan di sini cukup sulit karena medannya memang menanjak dan berliku, ditambah kondisi jalan yang tidak terlalu mulus. Rombongan yang di depan akhirnya berhenti di salah tikungan di sana sembari menunggu rombongan belakang, lagi pula sekitar 200 meter di depan sedang hujan lebat. Namun syukurlah saat rombongan Angelos lewat hujan telah usai. Setelah rombongan belakang sampai di tempat tersebut, kami memutuskan untuk beristirahat sejenak. Setelah itu perjalanan berlanjut.
Medan berikutnya yang ditempuh oleh Angelos tidak kalah berlikunya, hanya saja tidak terlalu menanjak, ditambah dengan banyaknya perkerjaan konstruksi di sepanjang jalan. Akhirnya setelah sekitar 2 setengah jam menempuh perjalanan, rombongan Angelos sampailah juga di tujuannya yaitu GUMATRI. Angelos memilih untuk mengambil jalan yang langsung menuju ke gua, tidak melalui jalur Jalan Salib. Perjalanan yang telah ditempuh sebelumnya mungkin sama lelahnya dengan jalur Jalan Salib yang ada di GUMATRI ini (hehehe...sebenarnya males tu!!).
Sesampai di gua, kondisinya sepi, hanya ada beberapa warga setempat yang duduk-duduk di sekitar gua, sedangkan peziarah yang lain sedang beribadah Jalan Salib (wah, salut deh...). Namun sebelumnya ada cerita lucu sewaktu menuju gua, ceritanya dua teman kami yang tidak perlu disebut namanya karena privasi, tetapi inisialnya b-a-y-u dan b-o-w-o, mencoba melalui ladang penduduk karena sepertinya lebih singkat dibanding jalan yang seharusnya. Tanpa curiga sedikit pun, mereka berjalan di sana, tetapi tiba-tiba seorang nenek yang ternyata sedang menunggu ladangnya di sebuah gubuk yang tidak terlihat, meneriaki mereka. Kontan saja mereka langsung terkejut dan segera berlari. Teman kami yang lain, inisialnya e-d-y, hendak mengikuti dua teman yang lain, namun begitu mendengar teriakan sang nenek ia spontan naik kembali ke jalan yang benar.
Di gua Maria tersebut, kami tiduran di salah satu pojok untuk melepas lelah. Setelah itu masing-masing orang berdoa secara pribadi dengan berbagai permohonan.
.................. (to be continued)
-bimz

3 komentar:
asikkkkkkkkkkkk banget deh pokoknya....
kayanya kita jadinya ziarah apa maen ya............
habis kita ziarah cuma 30 menit tapi maennya kepantai sampai 3 jam lo........
tapi kayanya semua seneng kokkkk..
besok-besok lagi yaa.........
kapan-kapan ajak dong! biar ikut senang ....